Kamis, 29 Mei 2014

Progress Report Tubes EAI Kelompok 4 (Pembuatan Database)

Assallamualaikum wr. wb

Saya Nurulliani SM (1106110083) dari kelas SI-35-03, kelompok 4 EAI ingin memperlihatkan progress tubes kami, berikut progress nya :






Gambar di atas adalah database yang kami buat dengan menggunakan xampp, kami memberikan nama database kami dengan nama "tubeseai" dan di dalamnya terdapat 2 tabel yaitu tabel "pegawai" dan "absensi_pegawai". 

Mohon maaf bila masih banyak kekurangan dan kurang sempurna.

Terima Kasih
 
Wassallamualaikum wr. wb.

www.taufiknuradi.com 

Progress TUBES EAI Minggu 1

Progress Minggu 1

Tgl 12/01/2014 
Hari Senin
Jam 12.00-12.30

1. Penetapan penggunaan bahasa pemprograman untuk aplikasi yg akan dibuat, berikut opsinya :
   A.Java
   B.PHP 
Dari hasil diskusi kerja kelompok 4 ditetapkan bahasa pemprograman mengunakan Php karena lebih gampang dalam implementasi buat sinkronisasi di 2 laptop

2. Setiap anggota mempunyai tugas individu membuat blog dan update progress setiap Minggu berikut ini merupakan blog dari anggota kelompok 4: 
    A.https://www.zetarhm.blogspot.com (zenita rokhmaningsih)
    B.https://www.nurulliani.blogspot.com (nurulliani Safitri m)

C.https://www.steelfeel.blogspot.com (afwab taufik)

D.https://www.monyedo31.blogspot.com(Marta okrina)

E.https://www.destinyirvan.blogspot.com (Irvan Gunawan)

3. Pembagian tugas 
-membuat database dengan mengunakan MySQL dan aplikasi pendukung dikerjakan oleh : Afwan taufik, Nurulliani SM , Zenita R, Martha O 

- untuk sinkronisasi dan update dsb dilakukan oleh : Bayu ,Yoga,Aris Nugroho 

4. Penentuan jadwal kerja kelompok 
  1.karena deadline Tata Kelola Management hari Kamis, maka kerja kelompok eai dimulai hari Jumat dengan progress setiap orang sudah punya blog dan sudah update tentang tugasnya individu masing-masing 













 

Senin, 20 Januari 2014

Janji kamu

"Kamu ngerti gak sih Ini bukan salah aku tapi Emang mereka yang ga bisa atur jadwal begini" 
"Tapi kamu yang nentuin kan tgl berapanya kemarin? Dan...." Omonganku dipotong oleh dia 
"Ya tapi kamu ngerti gak sih! Ini bukan salah aku " ucap dia meninggikan nada suaranya
"Tapikan kamu semua yang jadwalin sama rencanain ini udah diundur berpa kali" ucapku tak mau kalah argumen
"Kamu masih gak ngerti juga hah! Ini bukan salahku ini salah mereka ya ! Kamu ga bisa marah sama aku!" Bentaknya kepadaku

Baru sadar sebenarnya klo aku Itu egois atau mungkin sudah terbiasa dianggap egois sama dia sehingga ledakan emosi seperti itu terjadi? Satu sisi diri ini terlihat seperti anak kecil yang mencari alasan dalam menanggapi omongan dia. Iya begitu egoisnya aku ini menginginkan hal yang sudah terencana itu terlaksana padahal di lain sisi dia mempunyai "hal lain" yang ternyata berdekatan dengan rencana ini. "Maafin aku ya sayang udah egois" iya rasanya ingin bilang kaya gitu tapi apa daya mulut ini tak bisa berucap seperti biasanya , sebenarnya aku sudah menatap dia dan berharap dia mengerti "lagi" bahasa yang disampaikan mataku. Ya setelah bertemu hanya ada chat yang berisi bahasa jelek yang sudah terlontar dari ketikan kita berdua. Kamu mau aku mengerti tapi disisi lain aku ingin kamu menepati janji. Ah mungkin saja dia lupa fikirku tapi realisasi janji sebelumnya pun belum dilakukan jadi hak apa aku menuntut hal ini duluan.

Sekarang mau apa? Mau gimana lagi? bahkan saat dia berbicara tak ada sedetik pun dia menatap mata ini, yang bisa aku lakukan hanya satu "diam". Ya diam dan menerima perkataan dia yang "kamu gak berhak marah" bagaimana bisa aku tidak marah ataupun kesel sementara hal ini sudah direncanakan berbulan-bulan yang lalu bahkan dia yang berjanji bila harus bersama dia sekarang marah atas janjinya pun aku sudah tak pantas lagi katanya. Aku harus apa sayang? Harus menangis lagi dan seakan-akan lupa dengan semua rencana ? Aku yang egois sepertinya menginginkanmu menepati janjimu kepadaku . 

Ah sudahlah rasanya aku terlibat dengan analogi cintaku sendiri yang tak pernah disadari olehmu. Hay kamu maafkan aku yang sangat egois dan berharap kamu menepati janji. Semoga kamu mengerti sayang




-nsm

Yang tersisa

Rasanya sudah cukup lama kita mengenal satu sama lain. Dan rasanya juga sudah cukup lama waktu yang diperlukan untuk saling beradaptasi dengan sifat dan ego yang ada bukan? Iya sudah cukup lama sangat lama. Pada tanggal 8 nanti kita akan 5tahun :) ya seperti pemilu bukan 5tahun sekali.

Apa waktu yang sedemikian lama ini sudah cukup untuk kita saling mengenal dan mengerti? Bukan mengerti dalam arti aku tau kesukaanmu ataupun kebencianmu. Tapi mengerti saling menghargai dan menghormati rasa masing-masing, iya sudah hampir 5 tahun rasanya kita bersama bukan sayang? Ah mungkin kamu mengingatnya saja tidak dan aku hanya bisa tersenyum diluar dan membinarkan mataku seolah-olah tidak ada yang terjadi

Hei ingat janjimu dulu? Tidak akan meninggalkanku? Ah mungkin bukan itu janjimu tapi mungkin janjimu itu "akan selalu sayang kepadaku?" Atau juga bukan itu. Atau mungkin kamu tidak pernah berjanji tapi aku yang berekspektasi? Tapi mana mungkin aku berekspektasi buktinya cincin anniversarry kita yang pertama(1st) masih melingkar dijarimu bukan? Aku yakin tidak berekspektasi tentang semua janjimu dimasa lalu tapi hanya kamu yang lupa akan janjimu

Bagaimana mungkin aku harus terus terlihat tidak apa-apa dengan hubungan ini sementara setiap kali kita bertemu bukan rasa rindu yang terlepas. Sayang Sadarkah situasi kita saat ini? Ini aku. Itu aku wanita yang dulu susah payah kau dapatkan, hemmm.... Mungkin itu dulu bukan saat ini

Bahkan saat mulut tak bisa lagi berkata. Kita menggunakan mata untuk saling berkomunikasi tapi kali ini aku yang mencoba berbicara lewat mata tak bisa menerima arti tatapan matamu, hanya 1 arti tatapanmu yang bisa aku tafsirkan "cukup sudah"

Sayang mungkin kita terlalu lama bersama hingga hal ini membosankan untukmu. Aku menerima bila kita "cukup sudah" menurut tafsiranku terhadap matamu. Jika kamu sudah tak menginginkanku maka cukupkanlah rasamu untukku. Bukan berarti aku bergembira berpisah denganmu tapi apakah adil sayang ? Aku yang berusaha untuk kita bersama seakan2 sedang menguras air laut. Iya pekerjaan yang percuma sangat percuma! 

Tangis ? Air mata? Ah itu sama saja sama-sama tidak akan mengubah semua ini. Sebenarnya kelenjar air mataku sudah lelah untuk mengeluarkan air dari mataku tapi apa daya perasaan menekan otakku untuk membuat kelenjar air mata ini bekerja lagi sehingga tercipta lagi tangis itu . 

Sayang apakah kamu masih menyayangiku? Aku tak minta muluk-muluk aku hanya mau kamu menyayangiku seperti dulu. Iya dulu sekali pada saat kita masih bisa tertawa lepas tanpa beban,bertukar cerita sampai  melakukan hal bodoh bersama. Apa terlalu muluk atau memang terlalu sulit hubungan ini diselamatkan? Aku sudah berusaha berjuang tapi ternyata lebih parah dari sebelumnya. Mungkin aku harus mulai menyerah dan menuruti kata tubuhku yang semakin hari semakin terasa lelah dan terbebani untuk menunggu. 

Yang tersisa nanti aku harap hanya kenangan manis kita tanpa teringat kenangan pedih dari terkikisnya rasa. Dan Tanpa adanya rasa lagi antara Kita. ya rasa yang entah siapa yang mulai duluan untuk melupakannya. 


-nsm-

Sabtu, 31 Desember 2011

Salah??

ponselku berbunyi, ketika ku lihat ayah menelphone.
"assalamalaikum, kenapa yah?" ucapku
"waalaikumsalam, km kemana tahun baru nanti? ada acara?"ucap ayah
"ga ada ayah, lagian ga mau ngerayain"ucapku
"loh kenapa emang?" kata ayah
"siapa yang   mengikuti suatu kaum, maka dia termaksud dalam kaum tersebut"kataku
"jangan bodoh!! pelajaran fisika , ditetapkanlah detik,menit,hari serta jam, ga ada hubungannya sama agama!"kata ayah membentak ditelephone.

ku tutup telephone sambil menangis, entah aku menangis karena dimarahi/sedih karena orang tuaku sendiri bobrok imannya, ya aku tak pantas untuk menjudge atau berbicara tentang iman, aku juga cuma anak 18 tahun yg belum becus untuk mengurusi diri sendiri tapi apakah salah memberikan oendapatku yg dilandasi pengetahuan agamaku yg sangat sedirkit ini?? sehina itukan pemikiranku didepanmu ayah? apa kau anggap aku terlalu buta agama sehingga kau berbicara seperti itu??

ayah bukan ku benci dirimu, bukan juga aku ingin melawanmu tapi ini tentang aqidah dan akhlaq, itu sebuah yg tak dapat dibandingkan, bukan pula aku sok suci dan sok tau tentang agama tapi terasa perih batin ini ketika dirimu berucap "ga ada hubungannya dengan agama" tak lihatkah engkau bobroknya moral penerus generasi rabbani? penerus pejuang para pejihad?? memang sekarang tak ada perang sesugguhnya yg melibatkan agama ISLAM dengan MAJUSI,NASRANI,YAHUDI,tapi perang pemikiran, perang fashion serta perang yang disebut "TREN".

sekali lagi maaf ayah, sampai sekarang aku tetap mencintaimu seperti dulu, tak pernah berubah bahkan sampai akhir hayat, tapi ketika aku harus menukar aqidahku 1 x lagi aku berkata ''TIDAK"
"ALLAHUAKBAR"
"LAILAHAILALLAH,MUHAMMAD RASULULLAH"

Jumat, 09 Desember 2011

TUGAS BESAR ALPRO

ya inilah hasil kerjaan TUGAS BESAR ALPRRO, ya sedikit melelahkan untuk mengerjakan tugas ini, banyak hal yang harus saya korbankan untuk tugas ini, pertama waktu tidur, tidur bareng laptop dll, udah ah males cincong inilah tugas alpro saya
"PROGRAM KELUARGA BERENCANA"




fungsi dari program diatas adalah: fungsi if else if,switch,looping while do,scanner
fungsi dari program diatas adalah :
1. menjumlahkan anggota keluarga
2.mengelompokan keluarga mana yang termasuk KELUARGA BERENCANA
3.mengelompokan mana keluarga yang BUTUH/TIDAKNYA KELUARGA BERENCANA
dan hasil dari program diatas adalah:



Sabtu, 12 November 2011

Surat Cinta dari MAMA


Anak Mama lagi apa ya..? Hari ini Mama masak kesukaanmu. Mama jadi ingat kamu. Rasanya belum lama kamu masih bayi mungil, tidak terasa kini sudah dewasa. pikiran Mama jadi menerawang ke masa lalu, membayangkan kembali masa kecilmu.

Waktu itu kamu berumur 1 tahun, kamu begitu semangat dan antusias saat belajar jalan. Kadang kamu jatuh dan menangis, tapi setelah itu kamu bangkit dan coba lagi. Jatuh bangkit lagi, jatuh bangkit lagi dan lagi, begitu setiap hari. Kamu menarik-narik tangan mama untuk membimbingmu. Dan tidak lama kamu sudah panda berjalan, berdiri,.. dan melompat. Semangatmu luar biasa, nak. Pantang Menyerah. Mama berharap sampai besar kamu tetap semangat dan antusias dalam mencapai impianmu, seperti waktu kecilmu. Iya kan sayang ..?

Pernah suatu hari, Mama agak capek. Karena hari itu terlalu banyak pekerjaan. Waktu itu kamu rewel, minta gendong. Lalu Mama gendong dengan sisa sisa tenaga mama. Baru saja Mama gendong, kamu langsung ngompol. Baju Mama basah kuyup dan bau pesing. Yaaah.. padahal Mama baru saja ganti baju lho. Segera Mama bersihkan kamu, lalu Mama ganti baju lagi. Dalam hati Mama mengatakan, ” maaf sayang, hari ini Mama agak capek, jadi tidak bisa menemani bermain berkejar kejaran..” Tetapi begitu melihat kamu berjalan tergopoh gopoh, lalu peluk Mama, rasa capek Mama hilang seketika. Kamu begitu menyenangkan sayang. Wajahmu yang lembut seolah-olah mengalirkan energi yang menyegarkan pada hati Mama. Mama peluk kamu kuat-kuat, terus Mama gendong. Dan … ups, Mama mencium bau yang tidak enak. Waooow..rupaya kamu buang air besar. Ha.. ha… Mama ganti baju lagi.


Hari-hari mengurusmu dan merawatmu , selalu Mama lakukan dengan gembira. Sayang, kamu paling senang bobok digendongan Mama. Sambil menimang-nimangmu, mama menyanyikan lagu. Padahal suara Mama tidak bagus lho, tapi tidurmu akan lebih pulas kalau mendengar suara Mama menyanyi..


Saat kamu sudah tidur, Mama usap keningmu, Mama tersenyum memandangi wajahmu. Mama pandang terus tidak bosan bosannya, mama cium, lalu Mama bisikkan kata-kata dalam telingamu, “Anakku, Mama mau kamu kelak jadi orang yang berguna, menjadi orang yang berbudi luhur, menjadi orang yang sukses, menjadi orang yang berhasil. Mama akan selalu mendukungmu. Doa Mama tidak henti-hentinya untuk keberhasilanmu, kasih Mama akan menyertai setiap langkahmu. Kamu punya potensi nak, jangan sia-siakan hidupmu. Kamu tumpuan dan harapan Orang tua. Berjuanglah, wujudkan impianmu, yang juga impian orang tuamu. Mama yakin, kamu berhasil. Mama yakin kamu bisa, sayang. Yaa…kamu bisa, kamu pasti berhasil.“



Kalau nanti dalam perjalanan kamu menemui hambatan, ingatlah do’a dan kasih Mama, ingat senyum Mama ya nak, pasti kamu akan semangat lagi. Kasih Mama akan menjadi energi yang luar biasa dalam perjuanganmu. Karena setiap tetes air susu mama adalah do’a impian dan harapan. Kamu pasti sukses, kamu pasti sukses sayang. Mama yakin kamu pasti sukses. Allah menyertai dan memberkati hidupmu … Amiin“



Love



Mama



(Diambil dari BORN TO FIGHT, halaman 33) 

Senin, 22 Agustus 2011

Sebuah keping cinta dari ayah

"Kamu sms ayah deh,kasih tau kamu mau kekampus" itulah sms dari mama.

Beberapa menit kemudian ternyata ayah pulang kerumah, tanpa menuggu lagi aku langsung berbicara kalau sore ini akan kekampus.

'Ayah,besok ada acara kampus jadi aku harus berangkat sore ini kekampus" kataku
'Jam berapa acaranya? Harus sore ini emang?" Tanya ayah nada marah
"Kelas ku dapetnya besok jam 06:30, jadi harus berangkat sekarang" ucapku meyakinkan
"Besok ajalah abis subuh berangkatnya,takut ada apa-apa dijalan" ucap ayah

Aku terdiam tanda tak setuju, lalu ayah bergegas ambil wudhu dan shalat, pada saat itu aku hanya mengerutu dan terasa kesal dihati,sebal karena tak diperbolehkan pergi, namun 5 menit kemudian aku mendengar ayah berdoa.

"Ya allah jagalah anak kami,lindungilah ia selagi diperjalanan,berikan ia kemudahan ketika mendapat kesusahan, aku akan menyalahkan diriku sendiri bila terjadi sesuatu padanya, jangan jadikan ketakutan ini firasat tak baik untuknya. Amin ya rabbal alamin" itulah doa ayah untukku

Sirna sudah rasa kesal ini, hanya sebuah tangis pecah yg aku pendam sendiri.
5 menit kemudian aku diantar ayah keterminal. Ditengah perjalanan menuju terminal ayah berkata
"Hati-hati, jangan telat makan, shalatnya, ngajinya juga" kata ayah
"Iya ayah" kataku sambil menahan tangis

Tangisku pecah benar-benar pecah ketika mau menaiki bis, aku tak tahan ya allah, dia yg selalu mendukungku yg tak pernah lelah berdoa untukku disetiap shalatnya dan tak pernah mengharap imbalan dari setia doanya,aku lemah sangat lemah, aku bodo sangat bodoh kenapa bisa-bisanya kesel,jengkel bahkan marah kepada manusia berhati malaikat ini??

Ayah hanya memelukku dan berkata
"Sesusah apapun keadaanmu datanglah pada kami, bahkan jika seluruh dunia serta isinya membencimu,datanglah pada kami orang tuamu, kami akan sekuat tenaga untuk menjagamu lagi seperti dulu kami menjagamu ketika engkau baru lahir"kata ayah dalam suara tegar

"Iya ayah" kata ku dalam tangis pecah dan mencium tangannya

Rabu, 01 September 2010

maafkan aku

mengingat semua kesalahan ku padamu membuatku tak habis-habisnya mencucurkan airmata
sebuah alasan kenapa aku pergi.
mungkin ku lebih baik sendiri
ingin sendiri mungkin lebih baik,
tak ada omelan,aturan dan segala macamnya,tapi ketika ku kembali mengenang semua kenangan yang ada, batinku terkoyak terasa diri ini tak berguna.
ya allah sungguh bodoh tindakanku ini,keegoisanku menghancurkan semua.

apa yang kurang dari mereka?apa mereka tidak menyayangiku?apa pernah mereka mengatakan menyesal mempunyai anak sepertiku?apa mereka memberatkan ku? apa mereka pernah meminta balasan atas semua?


ketika ku mencoba mengatur semua list yang pernah mereka berikan,masya allah tak sanggupku untuk menggingat semua.ya allah ya rahman tak kuat lagi ku menahan tangis, ya allah kenapa engkau memberikan aku sebagai anak mereka?kenapa engkau tak memberi anak yang lebih baik dari ku?kenapa allah?ku terasa tak pantas untuk menjadi anak mereka,kenapa engkau tak memberi anak yang lebih baik dariku?mereka terlalu baik untukku.

"cukuplah ALLAH yang melindungi dirimu nak?!" itulah ucapan ayah,
"kamu ada dimana selesaikan masalah dirumah,kamu pulanglah sayang" ucap mama

sejahat itukah diriku pada mereka?mereka yang menyayangiku,menerima apa adanya aku,mereka yang melindungiku,mereka yang tak kenal lelah membimbingku, mereka yang selalu ada tanpa diminta.
kuingat lagi semua memory tentang kalian,mulai dari ku dalam rahim mama hingga kini.

ketika dalam kandungan ku yakin mereka menjagaku sepenuh hati,
ketika waktu ku untuk melihat dunia,mama bertaruh nyawa,sakit,lelah,letih serta bangga bila dia bisa melahirkan diriku dengan selamat dan rasa cemas yang luar biasa pastinya menghantui ayah,mulai dari keselamatanku sampai keselamatan mama.dan rasa cemas itu hilang ketika tangisku mulai pecah diantara kesunyian
ya tak cukup sampai disini pengorbanan mereka,mama harus memberikan asi yang sebenarnya tubuhnya masih lemah,tapi dalam benaknya"tak apa, demi anakku akan ku berikan yang terbaik'padahal mama masih dalam keadaan yang sangat letih,sedangkan ayah dia harus memikirkan biaya yang dikeluarkan untukku,membagi waktunya untukku,
ketika ku mulai sekolah ,ada kecemasan yang terukir dimata mereka,kecemasan apakah aku bisa menyesuaikan diri?amankah anakku disini?tapi kecemasan itu sirna ketika melihat aku tersenyum pada mereka.
ketika mulai remaja, aku mulai jatuh cinta, larangan demi larangan terus mengarah kepadaku.ya aku kesal diperlakukan seperti itu.bukan,ayah dan mama tak bermaksud untuk melarang akan tetapi melindungiku dari kejamnya kehidupan
dan ketika aku mulai beranjak dewasa,apakah aku lepas dari tanggung jawab mereka? tidak aku tak akan lepas dari mereka,dan ketika aku terjatuh mereka masih dapat berbicara yang menenangkan hatiku
"apapun yang terjadi,dan sampai kapanpun kamu tetap anak kami,ketika kau letih dengan keadaanmu kembalilah pada kami"ucap ayah,
masya allah dalam keadaan  aku terjatuh tak pernah sekalipun mereka melepaskan kasih sayangnya dariku.

kini setelah ku sendiri lebih dari 24 jam,aku mengerti dan sadari,aku bukanlah apa-apa, aku hanya anak kecil yang sok-sok an jadi dewasa,aku tak mengerti tentang dunia,apalagi susahnya menjadi orang tua,dan ketika nanti aku akan menjadi mama aku yakin aku akan jadi anak kecil dimata mama dan ayah,

I LOVE YOU  MAMA AYAH
sorry if I'm always troubled you, I'm just a kid pretending to adult

Rabu, 21 Juli 2010

ayah

seorang perempuan yang akan menjadi dewasa pasti akan meninggalkan orang tuanya.baik dia sekolah diluar daerah yang jauh dari orang tua maupun jikalau sudah menikah akan mengikuti sang suami.

pasti akan terbesit perasaan kangen bersama mama. tapi bagaimana dengan ayah? mungkin mama yang lebih sering mengigatkan,lebih sering menelphone,lebih sering bicara dengan anaknya,dan ketika kecil mungkin lebih dekat dengan mama.

tapi taukan kamu ,dengan tubuh letih,dan raut muka yang lelah ayah masih menanyakan kabarmu dahulu melebihi kabar yang lain.dengan raut muka lelah bertanya pada mama " apa yang dilakukannya hari ini?" "apa ada yang aku lewatkan tentang dia?" sadarkah itu??

ketika kita belajar sepeda roda 4 dan ingin berlanjut ke sepeda roda 2 ,pastinya 2 roda bantu akan dilepas dan mama berkata : " jangan dilepas,nanti jatuh" tapi apa yang dilakukan ayah, dia menatapmu, mempercayaimu dan menyakinkan dirimu bahwa kamu bisa, dan jadilah kamu bisa menaiki sepeda roda 2,

ketika kamu menginginkan boneka yang cantik ,mama hanya melihatmu sementara ayah berkata : tidak sekarang sayang" bukan ayah tidak mau membelikan akan tetapi sedikit demi sedikit ia melatih dirimu untuk tidak manja,melatihmu untuk mendapatkan suatu barang harus dengan kerja keras.

ketika kamu sakit pilek/flu ayah dengan tegas berbicara " dibilang jangan minum es"sedangkan mama menasihati dengan lembut.bukan bermaksud marah kepadamu akan tetapi ayah sangat khawatir padamu.

ketika kamu sudah beranjak remaja...kamu mulai menuntut pada ayah untuk dapat izin keluar mala am, dan papa bersikap tegas dan mengatakan :" tidak boleh" tahukah kamu bahwa ayah melakukan itu untuk menjagamu? karena bagi ayah kamu adalah sesuatu yang sangat-sangat luar biasa berharga. setelah itu kamu marah pada ayah dan masuk kamar dengan membanting pintu...dan yang datang mengetuk pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah mama..tahukah kamu bahwa pada saat itu ayah memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, bahwa papa sangat ingin mengikuti keinginanmu tapi lagi-lagi dia harus menjagamu.

ketika saat seorang cowok sering meneleponmu, atau bahkan datang kerumah untuk menemuimu, ayah akan memasang wajah paling cool sedunia...ayah sesekali sering mengintip saat kamu sedang ngbrol bedua diruang tamu...sadarkah kamu bahwa hati papa merasa cemburu.

saat kamu mulai lebih dipercaya, dan ayah melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa melanggar jam malamnya. maka yang dilakukan ayah adalah duduk diruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawtir...dan setelah perasaan khwatir itu berlarut-larut..ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati papa akan mengeras dan papa memarahimu..sadarkah kamu "bahwa ini karena hal yang sangat ditakuti ayah akan segera datang ...bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan ayah"

setelah lulus SMA ayah akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang dokter atau insinyur. ketahuilah bahwa seluruh paksaan yang dilakukan ayah itu semata-mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...tapi ayah toh tetap tersenyum mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan ayah.

Ketika kamu menjadi gadis dewasa..dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...ayah harus melepasmu dibandara. tahukah kamu bahwa badan ayah terasa kaku untuk memelukmu? ayah hanya tersenyum sambil memberi nasihat ini itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. padahal papa ingin sekali menangis seperti mama dan memelukmu erat-erat. yang ayah lakukan hanya menghapus sedikit air mata disudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata :"jaga dirimu baik-baik ya sayang". ayah melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.

disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah ayah. ayah pasti berusaha kerasmencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain. ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan ayah tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan....kata-kata yang keluar dari mulut papa adalah :"Tidak,,,tidak bisa!" padahal dalam batin papa, ia sangat ingin mengatakan "iya sayang, nanti papa belikan untukmu". tahukah kamu bahwa pada saat itu ayah  merasa gagal membuat anaknya tersenyum.


saat kamu diwisuda sebagai sarjana. ayah adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. ayah akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri kecilnya tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang"

sampai saat seoraang teman lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada papa untuk mengambilmu darinya. ayah akan sangat berhati-hati memberikan izin...karena ayah tahu..bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti. DAN AKHIRNYA....

saat ayah melihatmu duduk di panggung pelaminan bersama seseorang lelaki yang dianggapnya pantas menggantikannya, ayah pun tersenyum bahagia...apakah kamu mengetahui, dihari yang bahagia itu papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis...ayah  menangis karena ayah sangat berbahagia, kemudian ayah berdoa...dalam lirih doanya kepada ALLAH, papa berkata :"YA ALLAH TUGASKU TELAH SELESAI DENGAN BAIK...PUTRI KECILKU YANG LUCHU DAN KUCINTAI TELAH MENJADI WANITA YANG CANTIK...BAHAGIAKANLAH IA BERSAMA SUAMINYA...."

setelah itu ayah hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...dnegan rambut yang semakin tua dan memutih...dan badan serta lengan yang tak kuat lagi untuk menjagamu dari bahaya...ayah  telah menyelesaikan tugasnya...

Papa,Ayah,Bapak,Abah,Abi..
.adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu...Dan dia adalah orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal.

Sebuah Hikmah : "Nenek Pemulung di Pulau Untung Jawa"

Perawakannya kecil. Di wajah dan dahinya tampak jelas kerutan tanda usianya sudah lanjut. Sambil menggendong karung plastik, dia berjalan menyusuri pantai Pulau Untung Jawa. Seorang diri. Nenek ini cekatan memunguti aneka benda plastik yang bertebaran di bibir pantai.

Satu, dua, tiga jam. Dia terus berjalan menyusur pantai, berharap ada limpahan “rezeki” berupa sampah plastik yang terbawa oleh ombak Laut Jawa. Sesekali dia rehat dengan berjongkok. Sudah pasti, dia sangat kelelahan.
“Nenek itu orang yang paling kasihan se Pulau ini, Mas…,” kata salah seorang penjual minuman keliling di pantai Pulau Untung Jawa.

Nenek itu sering disapa Nek Ami. Dia satu-satunya wanita sepuh yang berprofesi sebagai pengumpul plastik bekas di Pulau Untung Jawa. Di usianya yang sudah senja, dia masih berkutat dengan ketidakpastian hidup.
Dalam sehari, rata-rata dia berhasil mengumpulkan 2 kilogram sampah plastik yang kemudian dia jual Rp 2 ribu per kilonya. Sejak matahari mulai terbit, dia sudah berangkat ke “kantor”-nya di pantai. Dia mengacak-acak onggokan-onggokan sampah yang terbawa ombak.

“Nenek mah udah lahir lama sebelum merdeka, tong (Mas)…,” tuturnya. Itu berarti usianya sudah lebih dari 65 tahun. Bisa jadi 70 atau 80 tahun. Sambil asyik memilah sampah, dia bercerita bahwa di pulau ini tidak ada orang yang seperti dirinya.



“Orang pasti malu jadi tukang ngambilin ‘mainan’ (istilah dia untuk sampah plastik), tapi mau begimana? Nenek masih butuh makan, nggak ada yang ngejamin (menjamin),” ungkapnya
.
Obrolan kami berlangsung singkat, karena sudah mau magrib. Nek Ami pamit pulang. Rumahnya ada di bagian belakang pulau. Sekira 10 meter di belakangnya terdapat hutan bakau yang berbatasan dengan laut lepas. Air di rumahnya pun asin. Rumah itu sangat sederhana. Di depannya terdapat bangku panjang sebagai tempat dia biasa selonjoran selepas bekerja.

Mari berhitung sederhana. Harga sampah Rp 2 ribu per kilogram. Bila Nek Ami ini hanya mampu “menghasilkan” 2 kilogram saja sehari, berarti penghasilannya tiap hari hanya Rp 4 ribu. Sebuah angka yang hanya cukup untuk membeli sepiring lontong sayur tanpa telur.
Namun, tidak terlihat kerisauan, kecemasan, atau keluh kesah di wajahnya. Salut. Nek Ami adalah sosok yang tetap punya wibawa, harga diri, dan martabat yang tinggi walaupun dia secara materi tergolong dhuafa. Tidak terucap sedikit pun kata mengiba-iba dari bibirnya.

“Yang penting bisa makan apa aja, masih bisa jalan, masih bisa ngeliat,” ujarnya lirih sambil mengunyah sirih yang jadi camilan favoritnya.
Nek Ami, boleh jadi miskin harta, tapi sungguh kaya jiwa. Nek Ami secara tidak langsung menjadi bagian dari usaha pelestarian lingkungan dengan menjadi pengumpul sampah.

Subhanallah hidup ini memang penuh dengan banyak hikmah .dari hikmah kehidupan yang sangat pahit sampai hikmah kehidupan yang membuat kita ingin hidup 1000 tahun lagi.
mudah-mudahan sepengal tulisan ini menjadikan inspirasi agar kita lebih baik lagi.


(sumber :http://www.eramuslim.com/hikmah/dhuafa/nenek-pemulung-di-pulau-untung-jawa.htm)

Rangkaian produk daycream dan night cream scarlet yang ngebuat auto glowing , (Brightly Ever After Day Cream and Night cream)

 Hallo semua  Assalamualaikum wrwb  Ga lengkap nih setelah kemarin review serum scarlet , kayaknya wajib pake banget buat trial face cream y...